HUMAN RESOURCES JOURNAL |
Membangun Lingkungan Kerja yang Kondusif |
Kamis, 19 Agustus 2010 17:00 WIB
|
| |
Pentingnya Hubungan Baik dalam Lingkungan Kerja |
Minggu, 15 Agustus 2010 20:00 WIB
|
| |
HRD Buruk, Karyawan Stress |
Minggu, 15 Agustus 2010 20:00 WIB
|
| |
Pentingkah Merotasi Karyawan? |
Minggu, 15 Agustus 2010 20:00 WIB
|
| |
Time Management – Bagaimana Langkah Praktisnya? |
Minggu, 15 Agustus 2010 19:30 WIB
|
| |
Pentingnya Penilaian Kerja Karyawan |
Minggu, 15 Agustus 2010 19:30 WIB
|
| |
Bagaimana Bila Salah Rekrut? |
Jumat, 13 Agustus 2010 12:00 WIB
|
| |
Jenis – Jenis PHK menurut UU No.13/2003 |
Jumat, 13 Agustus 2010 11:00 WIB
|
| |
Program HR dalam Mengurangi Stress Karyawan di Lingkungan Kerja |
Selasa, 10 Agustus 2010 17:00 WIB
|
| |
Jatuh Cinta Berjuta Rasanya |
Senin, 09 Agustus 2010 18:00 WIB
|
| |
|
| |
|
| Teamwork Yang Solid, Merupakan Keuntungan Bagi Perusahaan |
Jumat, 05 Maret 2010 16:00 WIB
Oleh: Meyva Linda
|
(managementfile – HR) - Jaya adalah seorang manager IT, banyak sekali komplain tentang dirinya karena susah sekali diajak untuk bekerjasama dengan bagian lain, jika departemen lain membutuhkan bantuan yang berkaitan dengan departemannya maka sulit sekali untuk meminta bantuan tanpa harus marah-marah.
Di dalam dunia kerja kita tidak bekerja sendirian. Ada rekan kerja yang lain, ada atasan dan bawahan, juga ada rekan kerja dari departemen yang lain. Semuanya membentuk satu kesatuan dan mempunyai misi yang sama untuk memajukan perusahaan. Dunia kerja memang penuh dengan persaingan, tapi tetap dibutuhkan sebuah kerjasama yang baik dalam lingkungan kerja. Anda saling membutuhkan satu dengan yang lain, paling tidak dengan rekan kerja dalam satu departemen. Sebagai satu team, Anda bersama-sama menjadi salah satu penentu keberhasilan dalam satu pekerjaan.
Sebuah teamwork yang solid merupakan salah satu keuntungan bagi perusahaan. Sebuah pekerjaan yang sulit akan dapat diselesaikan dengan baik. Banyak sekali keuntungan yang didapat dari memiliki teamwork yang solid. Secara pribadi, Anda dapat memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman dari rekan yang lain sesama anggota team. Sebagai anggota, Anda juga dapat memberi ide atau saran sebagai bukti partisipasi Anda dan bersama-sama mendiskusikannya dalam team. Tidak mempunyai teamwork yang solid dapat menjadi penghambat, karena setiap orang akan berjalan sendiri-sendiri dan kepentingan sendiri akan menjadi motif utama. Oleh karena itu, sangat penting bagi atasan untuk dapat menjaga agar para karyawannya ada dalam satu teamwork yang solid.
Bagaimana Anda dapat membangun sebuah teamwork yang solid?
1. Sadar bahwa ada salam satu team. Sebagai anggota team maka harus menyadari bahwa tidak berjalan sendiri tapi ada anggota yang lain, semua anggota team harus mempunyai komitmen untuk bekerjasama untuk mencapai hasil yang sebaik-baiknya.
2. Bersedia untuk berbagi. Sebagai anggota team harus dapat berbagi dengan anggota yang lainnya. Baik dalam hal ide, saran ataupun pengetahuan. Tidak dapat hanya menyimpan sendiri, sebab pekerjaan dalam team adalah pekerjaan yang dilakukan bersama-sama.
3. Memiliki tujuan yang jelas. Dalam sebuah team ada pemimpin dan anggota-anggota. Pemimpin harus dapat mengarahkan teamnya pada satu tujuan yang jelas. Apa yang mau dicapai, mau kemana arah dan tujuan dan pembagian tugas yang jelas. Agar tercapai satu kesatuan maka pemimpin juga harus dapat menerima masukan dari anggota yang lain, begitu juga sebaliknya anggota harus menghargai pemimpinnya.
4. Sistem dan pembagian tugas yang jelas dan proporsional. Pembagian kerja yang tidak terarah atau sistem yang berantakan dapat membuat anggota menjadi frustasi. Maka dari itu diperlukan pembagian kerja yang jelas sesuai dengan jobdesc masing-masing anggota dan system kerja yang jelas sehingga teamwork yang solid dapat dicapai.
Pepatah mengatakan “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” yang mengambarkan jika satu team bersatu maka tujuan akan mudah dicapai tetapi jika berjalan sendiri-sendiri maka akan lebih sulit dalam mencapai tujuan.
Bila teamwork tidak berjalan dengan baik, maka sulit untuk mencapi hasil yang maksimal. Jika satu saja anggota team yang menjadi penghambat maka system yang ada akan terhambut juga. Dan tujuan yang semula akan dicapai akan jadi terhambat juga. Dan kemungkinan akan gagal sama sekali
Beberapa penghambat dalam membangun teamwork yang solid:
1. Sikap egois. Merasa bahwa dirinya paling benar dan tidak dapat menerima pendapat orang lain. Padahal manusia merupakan mahluk sosial dimana satu dengan yang lainnya saling membutuhkan. Orang yang demikian lama-kelamaan dapat dikucilkan.
2. Tak kenal maka tak sayang. Sesama anggota yang kurang saling mengenal dapat juga menjadi penghambat, sebab ada kemungkinan satu dengan yang lain memiliki rasa sungkan. Atau hubungan yang tidak harmonis, merasa tidak cocok dengan anggota yang lain, maka dapat menjadi penghambat. Sebab itu dibutuhkan untuk dapat membuka diri bagi yang lainnya.
3. Tidak mau meleburkan diri secara total dalam satu team.Hanya mau mencoba-coba atau bekerjasama dengan orang-orang tertentu.
Teamwork yang solid harus dibentuk dan dibangun melalui berbagai macam proses. Bukan suatu pekerjaan sehari atau dua hari, tetapi melalui suatu proses pembentukan. Dimana ada proses satu dengan yang lain saling mengenal, ada tahap konflik dan perbedaan pendapat, juga melalui proses saling memahami dan penyesuaian pribadi maka terbentuklah satu teamwork yang solid. Dengan satu dan yang lain tetap memegang teguh tujuan utama maka apapun yang menjadi penghalang dapat diselesaikan bersama.
ML/RP/mgf
|
|
|
|